Kisah Si Ebrut The Legend by bung Ed

Suatu ketika, di kota yang disebut bandung, disebut begitu karena dulunya mungkin bendungan, hiduplah sesosok remaja liar, remaja yang masih mencari jatidiri. Remaja itu bernama EBRUT. Sayang sekali, padahal dia sudah diberi nama bagus oleh kedua orang tuanya, yaitu BILLY RAHMATULLAH. Nama bagus begitu, pastinya penuh harapan. Mungkin harapan orangtuanya, anak ini menjadi rahmat, rahmat yang bisa bikin kaya sekeluarga, kaya materi yang akhirnya sejahtera, sejahtera dunia, tidak tahu kalau akhirat. Tapi harapan terkadang tidak sesuai dengan kenyataan. Sampai di umurnya yang ke-16, ebrut tumbuh menjadi remaja edan. Ebrut adalah anak metal 666 prapatan rebel. Entah itu prapatan rebel asli ataukah distro kacangan di parahyangan plaza, ebrut tidak bilang yang rinci sama kita. Tidak hanya tempat mejeng, kaosnya pun dominan bertuliskan “PRAPATAN REBEL METAL DIVISION ALCOHOL SQUAD”, semua dia punya, warna hitam semua, asli dia pakai setiap hari. Dia pakai begitu biar terlihat ‘metal’, biar terlihat update, update sama jaman, jaman apalah itu menurut dia, entah apa namanya. Yang penting dia merasa itu bagus, benar, bisa bikin dia terlihat keren dan laku. Eh ternyata dia tidak sendiri, teman-temannya begitu juga semua, sehingga tahulah kita semua bahwa ebrut Cuma ikut nampang jadi metal, Cuma terbawa arus.

Semua berbau tengkorak dan tulang, atau darah juga lah, dia anggap keren. Sampai-sampai tulang belulang ayam goreng sisa makan tadi siang, dia kumpulkan, dan dia buat tulisan di motornya dengan menempelkan tulang-tulang tadi ke body motor, ditempel pakai lem aibon, biar sekalian dihisap katanya. Katanya juga kalau pakai nasi tidak akan nempel. Terserah lah! Dia tempel tulang itu sedemikian rupa hingga membentuk tulisan “edan brutal”. Edan brutal merupakan kepanjangan dari namanya, ebrut. Dipanggil begitu dia, karena dulu ketika SMP, setiap sebelum jumatan, dia selalu meminum cologne (pewangi) milik temannya sambil teriak. Kata teman-temannya itu edan. Lalu kelakuan berikutnya, dia sering mengukir suatu tulisan atau gambar di tangannya. Biasanya dengan cutter atau jarum jangka, sampai bernanah. Tulisannya biasanya XTC (ebrut asal kalian tahu, dulu geng motor, kalian boleh takut sekarang), ya kalau bukan itu ya gadis pujaannya. Kenapa gadis pujaannya? Karena itu dia lakukan agar gadis pujaannya luluh, terpesona dengan pengorbanannya. Tapi kamu pikir begitu? Tentu tidak sayang, karena gadis pujaan ebrut waktu SMP itu merupakan gadis cantik berkerudung dengan pikiran yang rasional. Dan ayahnya merupakan pemilik padepokan rohani di majalengka. Pantas lah jika ini gadis menganggap ebrut apa-apaan. Memang bodoh sekali ebrut ini. Memalukan.

Ebrut sering berkoar bahwa dia antimapan. Tapi faktanya, dia kemana-mana pasti bawa kendaraan. Kalau tidak ada kendaraan tidak mau main, tidak mau sekolah, malu sama teman-teman katanya, malu takut tidak ditemani karena terlihat miskin. Katanya antimapan? Tapi dicap miskin tidak mau ya, tidak mengerti. Terus katanya antimapan, tapi YM selalu eksis dengan nama : ebrutminumdarah666. Gahar ya, belum lagi account facebook yang selalu dia buka setiap hari setiap jam lewat BB nya, BB harum sari? Bukan, blackberry itu. Account fb yang dia gunakan selalu dipakai buat macam-macam. Ya pamer kemetalan lewat statusnya lah, contoh : AKU TERLAHIR CACAT DI JIWA, ini anak dongo nya minta ampun, ngomong asal tidak tahu arti. Belum lagi dia sering mengeluh tidak jelas, berlebihan, yang pada nyatanya tidak sebegitunya. Contoh : galau ku tak terkendali, Cuma setan yang mau temani!!! Fuck love, life sucks!!.. zzzz, sekarang kita lihat fotonya, oow, foto pertama oke, ebrut pegang gitar dengan kaos gahar nya. Biarpun pegang kunci asal-asalan di gitar, yang penting tangan metal nya tak ketinggalan. Berikutnya foto dia yang ganteng, ganteng karena editan photoshop, disertai tulisan dibawahnya “tiada tuhan setan pun jadi”. Dan terakhir, gaya remaja pada umumnya, kebu-kembu pipi disertai tangan peace di mulut. Woow, hardcore nya kamu brut! Hey, eksistensinya tidak hanya di dunia maya ternyata. Di kehidupan asli, dia selalu diam di circle K, waralaba 24 jam yang menjual minuman beralkohol . diam begitu sambil bercengkrama yang tidak lucu, yang anehnya menurut ebrut dan kawan-kawan itu lucu sekali. Oh ternyata mereka dalam pengaruh alcohol. Dan “mushroom” terutama. Memang begitu kelakuannya. Dia izin sama mamanya keluar malam. Alasannya macam-macam pula. Ya itu mau kerja kelompok lah, tahajud berjamaah di mesjid agung lah, pokoknya semua yang positif, dia bilang sama mama nya. Ibunya tetap saja percaya, itu karena ibunya masih menganggap ebrut sebagai rahmat, harapan ibunya tak pernah hilang walau tsunami menghadang sekalipun. Ini menjadi pelajaran buat kita semua. Sayangilah ibumu karena kasih saying ibu sepanjang masa dan surga ada di telapak kaki ibu. Tetapi ini bukan inti cerita kita. Sabar sedikit ya.

Ebrut biasa merokok djarum coklat, atau kalau mepet tak ada uang, di rokok saja itu sejati. Rokok dangdut. Dan ebrut kini punya pacar. Pacarnya bernama Jessica. Jessica merupakan gadis eksis, anggota cheers SMA, dan tampilannya selalu berkiblat pada majalah go girl. Make upnya tebal. Kalian harus tahu, Jessica merupakan representasi dari gadis jaman sekarang. Jessica tidak mau pulang bareng ebrut jika ebrut tidak bawa mobil. Ke sekolah roknya selalu di atas lutut, selalu menjerit tidak jelas, ke adik kelas pun menindas. Jessica kenal ebrut via facebook. Ebrut terpukau dengan nama Jessica yang menurut dia lucu. Mau tahu namanya? Jessica manieszh uculdh. Tahu emailnya apa?serupa tapi tak sama, Jessy_bebegchildizth@yahoo

.com. Eits bukan namanya saja yang begitu, setiap dia ngomong juga begitu dong!!contoh :

“huft, BT sangadh, quw gag nelti qmuw bs tladh mamam, jng mpe tladh mamam ea, ntald suchqdh ugy”

Tidak mengerti? Ini artinya:

“huft(mungkin menghela napas), sangat BT( bt itu apa?), aku ga ngerti kamu bisa telat makan, jangan sampai telat makan ya, ntar sakit lagi”

Mengerti kan sekarang? Tahu kan sekarang alasan kenapa kenapa Jessica dibilang representasi ABG jaman sekarang?oke mengerti ya. Jessica sekolah di tempat yang berbeda dengan ebrut. Tapi mereka bertemu setiap hari, tahulah bagaimana pasangan muda jika dipanah asmara, ingin bertemu setiap hari. Pulang sekolah biasanya mereka main ke mall. Katanya antimapan??ah sudahlah, percuma jika ditanyakan terus. Tidak ada ujungnya. Eh di mall ngapain mereka? Ya makan lah di foodcourt, ya mejeng juga lah, mejeng begitu, berharap mereka dipergoki dipergoki berduaan oleh teman-temannya, berharap diomongin oleh teman-temannya, karena memang begitu tujuan mereka berdua. Sengaja begitu. Agenda selanjutnya ya nontonlah. Oke nonton ke bioskop. Tapi niatnya lain. Niatnya apa? Cuma mereka berdua, orang yang duduk disebelahnya, dan tuhan yang tahu. Keluar bioskop dengan muka merah. Kemudian berpisah, realita yang memang menyesakkan kita, remaja sekarang kok sebegitunya.

Sampailah pada akhirnya kita menemukan akhirnya cerita. Pada suatu waktu di suatu wilayah di bandung utara, terselenggara suatu acara dengan nama devilfest. Mulai band hardcore hingga deathmetal hadir disitu. Pastinya ebrut tidak akan melewatkan yang beginian. Datanglah dia dengan segenggam botol minum di tangan. Melihat band main tampil brutal, ebrut terpanggil jiwanya, untuk membuktikan seserpih bagian namanya yang menyebutkan kata brutal, dia langsung terjun, terjun ke dalam kerumunan orang yang moshing. Kamu kalau ada disitu, pasti tahu, tahu bahwa orang disitu besar-besar dan kuat-kuat. Bertato semua. Sebagian botak, percuma botak karena kepalanya ditato, sebagian pakai jaket tajam. Dan kamu juga perlu tahu, badan ebrut itu kering seperti dupa di kuburan cina, kering karena semua nutrisi badannya disedot alcohol dan zat-zat beracun dari lem dan rokok. Tahu apa yang terjadi? Ebrut terlempar lalu terinjak-injak, dadanya gepeng penuh jejak sepatu boots kerumunan orang, diinjak terus hingga mampus dia, belum mampus ternyata, sekarat. Akhirnya dibawa itu pemuda ke rumah sakit terdekat, sayangnya takdir berkata lain, mobil ambulance yang ditumpanginya ditabrak truk tentara yang sedang berlatih untuk mempersiapkan diri berperang melawan Malaysia. Siapa yang harus disalahkan, tidak ada kan. Bagaimana kabar ebrut? Jasadnya tak berbentuk. Mati dia, mati konyol, mati tak berbekas, tanpa meninggalkan esensi dan kontribusi dalam hidupnya sendiri maupun hidup orang lain. Dasar kau parasit.

Itu tadi sedikit gambaran tentang bagaimana realita remaja di era globalisasi seperti sekarang ini. Hidup tanpa jatidiri, tetapi kelakuan selalu mencirikan bahwa dia memiliki ideologi, ideologi yang kabur, yang bagi kita hal itu hanya euphoria dan letupan semangat remaja yang disposisi, salah tempat. Kamu yang masih muda, apakah tergambar pribadimu dalam cerita ini? Bagus kah hidup seperti itu? Apa untungnya buat kamu? Dan kamu yang sudah dan baru dewasa, sempat merasakan kehidupan seperti ini? Ayolah kawan, konyol, sakit kalian. Akut penyakit kalian ini. kritis jika terus seperti itu. Merasa seperti itu. Tak usah menjadi sesuatu yang bukan dirimu, termakan, terbuai dengan segala pengaruh kerdil. Nilai diri, mengapa jadi ragu? Kalian hebat, kalian kuat, tangguh, cantik, apa adanya!!!

Ed, mahasiswa ilmu pemerintahan UNPAD 2008 yang peduli karena kesepian..

Ini notes dapet dari temen saya, katanya di kopas juga ga apa2, asalkan untuk kebaikan. heheheheh.
Oh iya, ini bukan untuk didebatkan akan tetapi untuk disadari aja.

4 thoughts on “Kisah Si Ebrut The Legend by bung Ed

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s