Makkah dan Madinah Akan Selalu Ku Rindukan……

20150106_132057

Pada awal tahun 2014 saya berniat dalam hati, suatu saat nanti saya harus berangkat ke tanah suci, dalam artian umroh setelah itu saya iseng membuat paspor, entah mau kemana yang penting punya paspor hehehe. Sambil bercanda ceplas ceplos saya niatkan untuk berangkat tahun depan bulan januari 2015 kebetulan bulan tersebut bulan dimana saya di lahirkan hehehee, rasa ingin kuat berangkat meskipun gak tau dari mana saya punya biaya untuk kesana.. ah biarin yang penting niat dulu dan rasa ingin yang sangat dahsyat.

Bulan demi bulan saya selalu berdoa setiap habis solat, ya allah saya ingin sekali mengunjungi baitullah makkah al-mukaramah dan madinah al munawaroh, kalo saya sudah layak tolong panggil saya apapun caranya engkau memanggilku.

Bulan demi bulan seperti biasa saya menjalani aktivitas, tetapi kalo ada yang berangkat umroh teman maupun saudara saya kadang suka iri, aduuuh saya kapan bisa pergi yaaa… heheh. Puncak nya pada bulan desember awal tahun 2014 masih ingat pada hari itu hari sabtu saya bermimpi menjalankan ibadah tawaf di masjidil harram…. Setelah sadar loh kok masih dikasur? Yaaaah Cuma mimpi ternyata…. Sedih banget perasaaan barusan lagi tawaf…. Yasudah gak apa-apa mimpi aja dulu kali yaa hahaha.

Pada hari selasanya saya bermimpi kembali, namun mimpinya gak jelas tau tau saya pergi ke tanah suci, gak mau dipikirin ah ini mah paling mimpi lagi seperti hari sabtu kemaren, pagi itu saya langsung cabut bersepeda ke dago pakar….

Gak ada perasaan apapun pada hari itu, Cuma firasat-firasat mimpi mimpi selama ini pada hari selasa itu saya biasa menjalankan aktivitas sehari-hari, makan siang, mengobrol biasa bersama keluarga setelah itu solat duhur terus beres solat main hape sambil merokok, tidak ada yang istimewa, lagi enak-enak menikmati rokok tiba-tiba saya dipanggil oleh paman saya waktu itu sekitar jam 14.00 WIB dirumah nenek saya, saya pikir saya dipanggil untuk dimintai tolong atau apa hal yang wajar paman ke keponakan, namun tiba-tiba paman saya berbicara kepada saya :

(P = Paman —– R: Rendy (saya) )

P: Rend, bener kamu pengen umroh ?

R: Saya ketawa, siapa yang gak mau atuh mang, tapi duka iraha hahaha

P: eeh serius… mau nggak ?

R: ya mau atuh (masih ketawa)

P: yaudah mana paspor kamu….. eh udah punya belum?

R: punya atuh…. Hah tapi buat apa?

P: yaudah hayu kita berangkat nanti januari, kalo gak awal pertengahan

R: makin gak percaya, saya bengong… sambil nyubit tangan, aah jangan-jangan ini Cuma mimpi yang selama ini.. tapi kok sakit setelah dicubit….

R: woooow maha besar allah…..

 20150101_160707

Saat itu saya urus-urus dokumen yang diperlukan untuk diserahkan ke kantor bimbingan umroh, saya belajar cara doa-doa rukun umroh, saya belajar memakai kain ihram, saya banyak belajar kepada papah saya yang sudah berpengalaman, karena waktu yang sangat singkat hanya 3 minggu sebelum kepergian saya tidak sempat ikut manasik umroh, oleh karena itu saya banyak belajar dari papah saya.

Mungkin cerita ini kurang menarik bagi sebagian besar orang, ya memang, karena di dalam cerita ini terlalu banyak aspek pengalaman pribadi sehingga akan timbul banyak subjektifitas dari sudut pandang penulis. Tapi biar bagaimanapun tulisan ini merupakan sebuah cerita singkat yang diperuntukkan konsumsi pribadi mengenai perjalanan seseorang di dalam sebuah sekelompok manusia yang menjalankan sebuah perjalanan spiritual, yang memiliki banyak hikmah yang wajib diambil dari kejadian tersebut. Karena disini sesuatu yang biasa bisa menjadi hal yang luar biasa, dan yang luar biasa bisa saja menjadi hal yang biasa. Ya itulah UMROH sebuah ibadah kecil, sebuah perjalanan kecil yang mencakup aspek jasmani-rohani, juga duniawai-ukhrowi.

Namun tak lengkap rasanya jika sebuah kisah ditulis tanpa adanya nama dan pelaku dari setiap peran. Sehingga penulis memohon ampun kepada Allah dan meminta maaf kepada pihak-pihak yang terkait jika ada kesalahan, kekurangan, keburukan dan kejelekan lainnya yang tertulis tanpa maksud disengaja untuk membuka aib, namun agar dijadikan pelajaran dimana didalam setiap kejadian ada hal-hal yang sudah merupakan takdir Nya, ada hal-hal yang bersifat kewajaran (Sunnatullah) yang juga sudah digariskan oleh Nya dan sebagian lagi disebabkan oleh keputusan yang kita ambil yang juga tentunya merupakan bagian dari izin Nya.

Hari yang dinanti pun tiba, antara capek namun senang bercampur rasanya, meskipun pagi ini masih buta tapi kabar keberangkatan akan tiba, pukul 07.00 shubuh kami kumpul di mesjid raya bandung (alun-alun bandung), setelah itu bis berangkat menuju tangerang kamipun seperti menghirup aroma umroh di bandara soekarno hatta. Semua koper dimasukkan ke bagian bagasi, tas jinjing kami bawa, jaket kami pakai untuk menahan hawa dingin pagi hari.

20150101_125849

Beberapa jama’ah dari travel lain juga terlihat menunggu di bandara, mungkin jumlah puluhan bahkan ratusan dengan atribut yang berbeda-beda.

Akhirnya kami pun naik pesawat menuju Jeddah (Arab Saudi) Alhamdulillah 9 jam perjalanan terasa sangat nikmat. Lelah pun terbayar sudah.

 20150102_022038

20150102_022255

Sekitar pukul 03.00 waktu setempat (berbeda 4 jam dengan tanah air, 07.00 WIB) kami tiba di Bandara King Abdul Aziz (Jeddah, Arab Saudi), kami istirahat sejenak dan bersiap menunggu arahan selanjutnya. Hanya sedikit kendala disana, paling-paling pegawai bandara yang suka iseng menanyakan passport.

Selepas subuh kami beserta rombongan bersiap untuk pergi ke kota Madinah menggunakan bis dan akan menempuh waktu sekitar 6 jam. Dalam perjalanan ini kami dipertemukan kembali dengan Ust Ali sebagai pemandu asal Madura, Indonesia.

 20150102_060238

Jam 11 pagi waktu arab Saudi kami sampai di madinah dan ketika kami turun dari bis kami merasakan jalanan sangat ramai sekali karena pada saat itu hari jumat, orang-orang bersiap-siap melaksanakan solat jumat dan yang lebih W.O.W lagi ternyata udara dingin langsung menusuk tubuh. Gadget kami menginformasikan bahwa suhu saat ini mencapai 15’C bahkan bisa mencapai 5’C begitu pula beberapa orang menyatakan yang seperti itu. Dan yang membuat kami senang adalah jarak dari hotel kami cukup dekat menuju Masjid Nabawi. Alhamdulillah.

 20150102_162724

20150102_132036

Setelah istirahat sebentar, kami pun bersiap-siap melaksanakan sholat pertama kami di Madinah, yaitu sholat jumat. Alhamdulillah kami pun berkesempatan juga untuk menunaikan sholat sunnah di raudhah, menziarahi makam Rasul dan sahabat, berkunjung ke Makam Baqi.

 20150102_183725

Siang hari nya pun kami beribadah sebagai mana biasa dan dilanjutkan dengan mengelilingi indahnya kemegahan Masjid Nabawi. Subhanallah indahnya tak tergambarkan kata-kata.

Menjelang malam pun kami sisipkan ibadah dan istirahat secukupnya.

Keesokan harinya jadwalnya adalah city tour di kota madinah. Selepas sholat shubuh berjama’ah kami sarapan pagi dan siap-siap untuk berwisata mengelilingi kota Madinah. Diantaranya kami mampir melihat kemegahan Masjid Quba, mengeksplorasi kebun kurma, dan juga mampir ke Gunung Uhud tempat terjadinya peperangan pada zaman dahulu di masa Rasulullah.

20150103_08444420150103_085811

20150103_092750

   20150103_105400

Kami di madinah selama 4 hari, 4 hari ini benar-benar dimanfaatan untuk beribadah di mesjid nabawi. Setelah beres di madinah kami bersiap-siap untuk menjalankan umroh pertama ke kota makkah, pada saat itu selepas dzuhur rombongan kami meninggalkan hotel madinah bertolak menuju makkah al mukaromah, tetapi sebelumnya mengambil miqot dulu di mesjid Bir ali (niat umroh) serta memakai kain ihram. Setelah niat dan berihram kami menuju makkah menggunakan bis. Sepanjang perjalanan semua rombongan bertarbiyah.

20150105_151706

20150105_151554

Jam 8 malam kami sampai di kota suci Makkah Al Mukarromah, kami merapihkan barang dan sedikit istirahat karena sekitar pukul 24.00 dini hari kami akan melaksanakan umroh pertama, tentunya segala larangan umroh sudah berlaku sejak kami berniat dan berihrom tadi.

Pukul 24.00 dini hari kami keluar hotel dan udara dingin mulai menusuk perlahan. Menurut informasi gadget berkisar 16’C – 20’C, cukup dingin tentunya. Kami berjalan menuju masjidil haram bersama rombongan. Tak jauh juga dari jam besar (grand zam-zam) dan cukup dengan berjalan kaki sekitar 500 meter.

20150106_024316

Alhamdulillah bertepatan dengan adzan shubuh pertama sekitar pukul 04.30 kami pun sudah selesai melaksanakan umroh pertama kami selain itu umroh pertama ini juga bertepatan dengan hari ulang tahun saya yaitu 6 januari. Tiada hentinya dalam setiap kesempatan kami panjatkan doa untukku pribadi, orangtuaku, keluargaku, saudara saudariku, dan teman-temanku. Setelah rangkaian umroh pertama pun lalu kamipun duduk bersimpuh dan memperbanyak ibadah dihadapan baitullah.

Selepas sarapan, kami istirahat dan beberapa menit sebelum adzan sholat berkumandang kami bersegera ke Masjidil Haram agar mendapatkan shaf yang paling depan, dekat dengan Baitullah. Alhamdulillah semua nya berjalan lancar hingga malam tiba, kamipun meminum air zam-zam sepuasnya, ibadah sepuasnya, mengambil gambar sepuasnya, bahkan mengelilingi sudut-sudut masjid megah ini, tidak ada cerita aneh seperti yang dikisahkan orang lain dalam rombongan kami, seperti diinjak orang hitam, mencium bau keringat orang dari negeri lain, sholat berhimpit-himitan ataupun dilangkahi, tersesat di dalam masjid ataupun tersesat hingga menuju masjid lain. Beberapa jama’ah kami mengalami hal itu dan semua kejadian itu adalah kehendak Nya.

Keesokan harinya jadwal kami adalah melakukan city tour di Kota Makkah, selepas sholat shubuh seperti biasa kami sarapan, mandi dan siap-siap. Alhamdulillah sebelumnya kami masih sempat melakukan thawaf di sekitar ka’bah. Subhanallah tempat ini tak pernah sepi.

20150106_140513

20150106_115811

20150107_075319

Setelah semua siap kami pun berangkat dengan bis dan panduan dari ust busyeri untuk mengelilingi Kota Makkah. Kami pun singgah di dekat gunung yang terdapat Gua Hira, kemudian mengunjungi masjid-masjid bersejarah, hingga melewati Mina, Musdalifah, Padang Arafah hingga Jabal Rahmah yang alkisah menyebutkan tempat bertemunya Nabi Adam dan Siti Hawa. Setelah rangkaian city tur tersebut kami menuju tempat bernama ji’ronah untuk niat berihrom dan melakukan umroh kedua pada sore hari.

20150107_090226

Setelah melakukan city tour kami kembali ke hotel untuk beristirahat sejenak agar dapat melaksanakan umroh kedua di sore hari. Lalu seperti biasa kami berkumpul bersama untuk persiapan umroh kedua.

Seluruhnya rombongan kami melakukan 3 kali ibadah umroh, semuanya sama seperti umroh ke 1 dan umroh ke dua. Kami di makkah selama 5 hari. Setelah mengunjungi madinah dan makkah kami bersiap-siap menuju kota internasional Jeddah, di kota Jeddah kami menginap 1 malam disana kami mengunjungi pusat perbelanjaan dan laut merah, setelah itu siap-siap bergegas menuju bandara king abdul azis untuk kembali ke tanah air.

 20150105_090054

Akhir kata, siapa pun yang pernah dipanggil Allah ke sana maka akan rindu untuk kembali ke sana, termasuk aku. Ya Allah, jika kemarin aku ke sana bersama paman dan bibi saya, maka ijinkan aku selanjutnya ke sana dengan pasangan, orangtua, dan keluargaku. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s